Server Steam Hybrid, Cheater Masih Bebas Bermain
Beberapa waktu lalu dunia Counter Strike (CS) Indonesia dibuat lega dengan munculnya Server Steam Hybrid. Server ini merupakan Steam Original Server yang ditambahkan dengan addons/plugin agar pengguna Counter Strike non-Steam dapat masuk ke server tersebut. Sebelumnya, server Steam hanya dapat dimasuki oleh pengguna steam saja. Setelah server dimodifikasi menggunakan plugin, maka client non-Steam dengan protokol 47 dan 48 dapat masuk dengan mudah.
Keberadaan server ini merupakan angin segar bagi komunitas CS Indonesia setelah beberapa minggu mengalami depresi berat karena penutupan server-server non-Steam. Dengan dibukanya server-server Steam Hybrid ini, pemain CS yang sempat vakum mulai bermunculan lagi. Server VivaGamers dan Indogamers kembali ramai seperti dahulu kala.
Sayangnya, dengan adanya modifikasi ini cheater-cheater tetap bebas berkeliaran di dalam server. Wallhack dan Aimbot tetap bisa dipakai walaupun fitur Valve Anti Cheat (VAC) sudah menyala. Server publik yang jarang dipantau oleh admin bisa menjadi sarang cheater. Hasilnya permainan menjadi berat sebelah, banyak caci maki antar pemain, no more fair play, cheater dengan mudah mengendalikan permainan karena dia sudah tahu dimana musuh berada, tinggal klik dan peluru langsung menuju kepala lawan.
Eksistensi cheater selalu ada di game apapun, dan sulit sekali untuk diberantas. Server IndoGamers dengan sengaja memblok semua koneksi dari Speedy karena penggunanya yang rata-rata personal (rumahan) berpotensi besar menggunakan cheat, walaupun tidak semua pengguna Speedy akan menggunakan cheat. Sesuatu memang harus dikorbankan untuk mendapatkan kepuasan dalam bermain.
